Perlunya Belajar Secara Otodidak


Belajar Secara Otodidak - Pernahkah terpikir di pikiran kita mengapa orang yang hidup pada zaman dulu relatifnya lebih pintar dan kreatif, padahal lembaga formal seperti sekolah belum ada pada zaman dahulu, apalagi teknologi canggih seperti internet untuk mengakses informasi, ya itu semua karena mereka mengasah kemampuannya melalui belajar otodidak.

Otodidak adalah belajar sendiri, yang merupakan kata serapan dari Yunani yaitu autodidaktos, seorang otodidak tidak mendapat bantuan orang lain untuk belajar, karena mereka mampu belajar mandiri, terbukti justru mereka yang belajar otodidak relatif lebih cerdas dari orang yang belajar di lembaga formal, karena seorang otodidak belajar sekaligus mempraktikan apa yang mereka pelajari.
Sebelum adanya lembaga pendidikan seperti dahulu, belajar terkadang otodidak atau juga melalui diskusi berdua, seperti Abu Bakar belajar pada Rasulullah ataupun Plato yang belajar pada Socrates. Anda pernah bertanya mengapa orang yang hidup pada zaman dahulu relatifnya lebih pintar dari orang yang ada pada zana sekarang, zaman yang praktis dan mudah mengakses informasi? jawabannya, karena orang dahulu belajar secara bebas, bebas apa yang menurutnya perlu dipelajari maka mereka akan mempelajarinya.

Namun zaman sekarang ilmu pengetahuan dispesifikasikan, ada ilmu hukum, ilmu politik, ilmu kedokteran, ilmu filsafat dan macam-macam ilmu, sehingga pada zaman sekarang orang hanya mempelajari sesuai dengan spesifikasi ilmu yang ia pilih, sehingga kwalitasnya relatifnya sebatas pada ilmu yang ia pelajari, berbeda dengan orang pada zaman dahulu, mempelajari semua ilmu pengetahuan, sehingga tidak hanya satu ilmu pengetahuan yang mereka kuasai, contoh Socrates, menguasai filsafat, hukum, politik, sosiologi, antropologi dan ilmu negara, Ibnu Sina menguasai filsafat sekaligus ilmu kedokteran dan ilmu bedah secara terperinci, Ibnu Khaldun seorang sejarawan yang mengusai ilmu historiografi, sosiologi dan ekonomi.

Zaman sekarang ini terbagi ilmu pengetahuan dengan beragam spesifikasi, kecendrungan orang sekarang mempelajari hanya spesifikasi tertentu ilmu pengetahuan, sehingga membuat mereka tidak mampu mengungguli orang-orang pada zaman dulu, sedangkan ilmu yang saat ini kita pelajari sebagian besar adalah ilmu pengetahuan yang disumbangkan orang-orang pada zaman dulu.


Ilmu pengetahuan yang mudah sekali diakses pada zaman ini seharusnya membuat kita mudah dan praktis belajar otodidak, cukup dengan singkirkan kemalasan akan membuat kita mewarnai zaman keemasan, tidak bisa dipungkiri banyak orang menganggap belajar merupakan suatu pintu untuk mencapai pekerjaan yang layak, bagaikan tiket untuk dunia kerja, hal itu sah-sah saja, mengingat negara menuntut orang-orang yang ahli dalam bidang tertentu.

Kunci belajar otodidak yang pertama dilakukan adalah konsisten, menghilangkan segala kemalasan dan mulai serius belajar, orang yang belajar otodidak akan belajar secara sistematis, belajar seperti anak tangga, dari satu tahap ke tahap yang lainnya. Orang yang belajar secara otodidak memiliki rasa ingin tahu yang besar, karena komitmennya untuk belajar adalah tulus tanpa embel-embel tiket kerja, sehingga usaha tidak pernah menghianati hasil, mereka cendrung menyiapkan buku catatan kecil pada setiap langkah mereka, ketika ada hal yang baru yang ia temukan entah dalam diskusi ataupun mendengar ceremah, ia akan mencatatnya.

Seorang otodidak sejati memegang prinsip tidak pelit ilmu, seberapa kerasnya usaha yang dicari untuk memperoleh ilmu, dia tidak akan pelit untuk berbagi ilmu yang mereka miliki, prinsipnya dengan berbagi ilmu akan memperkuat memori ingatan akan ilmu tersebut, sehingga ketika kita berdiskusi dengan seorang otodidak, dapat dipastikan itu adalah diskusi terbaik kita.



Seorang otodidak juga rela berkorban dengan ilmu yang ingin ia peroleh, ia rela menabung untuk satu buku yang ingin ia baca, rela mencari ke semua tempat untuk judul buku yang ingin ia miliki, semangat mereka tidak pernah padam dalam mencari ilmu.

Selama proses belajar secara otodidak akan muncul beragam pertanyaan dan rasa ingin tahu. Untuk memenuhinya, anda akan dengan giat mencari referensi dari banyak sumber. Imajinasi dan kreativitas yang sejauh ini belum bisa tercurahkan mungkin bisa tersalurkan melalui belajar secara otodidak ini. Karena melalui belajar dengan diri sendiri, rasa percaya diri untuk mencoba hal baru akan menjadi lebih kuat.

Tidak hanya itu, dengan belajar secara otodidak, seorang akan belajar pula untuk bisa manajemen waktu mereka sendiri. Cara-cara seru bisa diterapkan tanpa harus meninggalkan tugas dan kewajiban selama di sekolah/kampus.

Belajar secara otodidak menjadi salah satu cara untuk mengekplorasi minat dan bakat yang dimiliki
Perlunya Belajar Secara Otodidak Perlunya Belajar Secara Otodidak Reviewed by Zainul Muhibbin on December 03, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.